boneka_Luthu

Boneka-boneka lucu dari kain Perca.. ^^

Posted on: April 23, 2010

Untuk bisa membuat Boneka tersebut diperlukan bahan-bahan yaitu kain perca sebagai bahan utama pastinya sesuai dengan nama bonekanya, bambu yang telah dipotong kecil-kecil sepanjang  40 cm, kertas koran, lem UHU, spidol untuk menggambar mulut dan hidung, benik untuk mata dan benang.

Dalam pembuatan boneka ini tidaklah sulit, karena bahan-bahan yang dipakai bisa kita dapatkan dengan mudah di sekitar kita. Terutama kain perca yang bisa kita ambil dengan cuma-cuma dari tukang jahit. Cara pembuatan boneka tersebut juga sederhana, pertama-tama ambil kertas Koran, remas-remas hingga membentuk bulatan untuk kepala boneka, lalu tancapkan pada ujung bambu, pastikan bulatan Koran menancap kencang. Kemudian tutupi dengan sembarang kain perca hingga rapi, dan ikat bagian bawahnya dengan benang. Ambil sepasang benik sebagai mata boneka rekatkan dengan lem di bagian depan kepala boneka. Setelah itu gambarlah hidung dan mulutnya dengan spidol. Untuk terlihat lebih sempurna, rekatkan dan ikat banyak kain perca di bagian bawah kepala boneka agar nampak seperti badan.

Akhirnya jadilah boneka kain perca yang lucu dan beraneka warna. Masing-masing anak bisa berkreasi sesuai dengan imajinasinya. Terlihat sekali antusias anak-anak di Sanggar Belajar Bumen pada saat itu, ada yang minta tolong ikatkan, tempelin ini itu, ada yang berebut kain, memamerkan hasil karyanya yang sudah jadi, dan itu semua membuat suasana Sanggar sangat rame dan menyenangkan. Invani dan Risky cukup kewalahan mengatasi berbagai permintaan dan keramaian di Sanggar, untunglah ada Monika dan saya, Irma yang membantu melayani permintaan adik-adik. Sehingga masing-masing anak dapat menyelesaikan karyanya sore itu juga.

Ada beberapa boneka yang berbentuk pocong, salah satu peserta membuatnya dengan kain perca dari mori (kain warna putih) dan itu cukup menarik karena “menakutkan”.

Rencananya hasil boneka kain perca buatan adik-adik Bumen akan dipamerkan pada malam kesenian sekaligus penutupan Srawung Kampung. OK deeeh pokoknya, apapun yang bisa dibagi, hal yang baik tentunya, merupakan suatu sedekah yang tak ternilai harganya. Semoga adik-adik Bumen bisa semakin kreatif dan imajinatif dalam berkarya dan tetap berkarya pastinya…

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: