Posted by: rosdiana20 on: April 24, 2010
Mencari souvenir untuk teman anda yang mau nikah atau teman lama yang habis berkunjung ke kota anda untuk kenang-kenangan ? Atau mungkin saat ini, “Anda sedang mencari souvenir yang unik untuk kegiatan/acara yang akan anda selenggarakan nanti?”
Bagaimana dengan Boneka ? 
Wew, terlalu simbolis girl ? bukan! boneka ini bukan boneka manja yang glamour dengan pernik-pernik cewek atau semacamnya, tapi boneka pakaian adat setempat dalam bentuk simbolis nikah. Nih contohnya :

Menarik kan?
Boneka ini terbuat dari kain flanel dan kain untuk baju/accesoriesnya. Pembuatan : 100% merupakan hasil kerajinan tangan (handmade), termasuk untuk jahitan baju semuanya adalah jahit tangan tanpa mesin. Ukuran box lebih kurang sbb : Panjang : 20 cm Lebar : 13 cm Tinggi : 15 cm dipaket menggunakan plastik mika dan karton.
Memang mungkin dari sisi budget harga sedikit lebih mahal, namun pasti untuk beberapa orang tetap ada marketnya.
Atau bisa juga Anda menawarkan bentuk boneka lain, dengan desain sesuai yang diinginkan oleh mempelai, nanti bisa dibuatkan khusus boneka by request. Desain sendiri, special untuk momen pernikahannya.
Selain itu bukan hanya dalam bentuk boneka dalam mika ini saja variannya. Kami sangat fleksibel dalam masalah bentuk/desain (namun tetap berbahan dasar kain flannel). Anda bisa juga membuat dalam bentuk gantungan kunci, gantungan mobil, serta bentuk lain yang Anda inginkan. Contoh :
Harga Boneka adalah :
a. Harga end user Rp. 39.900,-
b. Harga reseller mengambil boneka 6 buah ke atas Rp. 29.900,-
c. Harga reseller mengambil boneka 50 biji ke atas Rp. 25.000,-
Posted by: rosdiana20 on: April 24, 2010
Apa itu boneka Horta??
Boneka rumput Horta adalah suatu media tanam yang dikemas dalam bentuk boneka yang apabila disiram setiap hari pada bagian atas kepalanya akan ditumbuhi rumput ( seperti halnya rambut pada manusia ).
Boneka ini bisa menjadi salah satu alternatif mainan baru yang edukatif, kreatif, dan imajinatif untuk anak-anak.
selain itu anak-anak dapat belajar mengamati pertumbuhan tanaman sambil bermain. permainan ini dimulai ketika anak merendam boneka dengan air dan menyiram kepala boneka setiap hari kemudian mengamati pertumbuhan rumput dibagian kepalanya setiap hari.
apabila rumput sudah tumbuh terlalu tinggi ( panjang ), anak-anak dapat memangkas rumput sesuai dengan gaya dan keinginan anak.
so, selamat berkreasi
Posted by: rosdiana20 on: April 23, 2010
1. Sediakan Bahan-bahannya seperti pola, jarum kain flanel, kapas/dakron dan benang sulam (Dimodel saya pakai benang wol dan jarum besar biar kelihatan ceritanya)
2. Cetak pola ke kain flanel (plissss pakai kapur jahit atau pakai pinsil warna yang mendekati warna kain yah, jangan ikutin seperti foto bisa-bisa karya kita jadi kotor)
3. Gunting pola
4. lalu jahit/sulam aplikasi seperti mata, mulut dll
5. Satu kan bagian depan dan belakang dengan menggunakan tusuk feston
6. Sisa kan sedikit kira-kira 3 cm untuk memasukan bahan isi seperti kapas/dakron/kapuk
7. Lalu teruskan kembali jahitan (tusuk feston) hingga semua sisi terjahit semua
8. Pasang aplikasi lainya seperti hidung, ekor atau tali penggantung
9. Boneka kelinci telah jadi ^_^
Tambahan:
- jika kita memiliki pola dengan beberapa warna misalnya kelincinya ingin memakai “baju” berbahan flanel warna biru atau matanya menggunakan bahan flanel putih, ditempelkannya saat tahap no.4
- Boneka bisa saja terdiri dari beberapa bagian misalnya bagian kepala, badan dan kaki ingin terpisah, buat bagian-bagian tersebut hingga selesai dahulu lalu baru gabungkan dengan dijahit.
Selamat Berkreasii okk … ^(^
Posted by: rosdiana20 on: April 23, 2010
Untuk bisa membuat Boneka tersebut diperlukan bahan-bahan yaitu kain perca sebagai bahan utama pastinya sesuai dengan nama bonekanya, bambu yang telah dipotong kecil-kecil sepanjang 40 cm, kertas koran, lem UHU, spidol untuk menggambar mulut dan hidung, benik untuk mata dan benang.

Dalam pembuatan boneka ini tidaklah sulit, karena bahan-bahan yang dipakai bisa kita dapatkan dengan mudah di sekitar kita. Terutama kain perca yang bisa kita ambil dengan cuma-cuma dari tukang jahit. Cara pembuatan boneka tersebut juga sederhana, pertama-tama ambil kertas Koran, remas-remas hingga membentuk bulatan untuk kepala boneka, lalu tancapkan pada ujung bambu, pastikan bulatan Koran menancap kencang. Kemudian tutupi dengan sembarang kain perca hingga rapi, dan ikat bagian bawahnya dengan benang. Ambil sepasang benik sebagai mata boneka rekatkan dengan lem di bagian depan kepala boneka. Setelah itu gambarlah hidung dan mulutnya dengan spidol. Untuk terlihat lebih sempurna, rekatkan dan ikat banyak kain perca di bagian bawah kepala boneka agar nampak seperti badan.
Akhirnya jadilah boneka kain perca yang lucu dan beraneka warna. Masing-masing anak bisa berkreasi sesuai dengan imajinasinya. Terlihat sekali antusias anak-anak di Sanggar Belajar Bumen pada saat itu, ada yang minta tolong ikatkan, tempelin ini itu, ada yang berebut kain, memamerkan hasil karyanya yang sudah jadi, dan itu semua membuat suasana Sanggar sangat rame dan menyenangkan. Invani dan Risky cukup kewalahan mengatasi berbagai permintaan dan keramaian di Sanggar, untunglah ada Monika dan saya, Irma yang membantu melayani permintaan adik-adik. Sehingga masing-masing anak dapat menyelesaikan karyanya sore itu juga.

Ada beberapa boneka yang berbentuk pocong, salah satu peserta membuatnya dengan kain perca dari mori (kain warna putih) dan itu cukup menarik karena “menakutkan”.
Rencananya hasil boneka kain perca buatan adik-adik Bumen akan dipamerkan pada malam kesenian sekaligus penutupan Srawung Kampung. OK deeeh pokoknya, apapun yang bisa dibagi, hal yang baik tentunya, merupakan suatu sedekah yang tak ternilai harganya. Semoga adik-adik Bumen bisa semakin kreatif dan imajinatif dalam berkarya dan tetap berkarya pastinya…
Posted by: rosdiana20 on: April 16, 2010
Posted by: rosdiana20 on: April 16, 2010
Boneka (dari bahasa Portugis boneca) adalah sejenis mainan yang dapat berbentuk macam-macam, terutamanya manusia atau hewan, serta tokoh-tokoh fiksi. Boneka bisa dikatakan salah satu mainan yang paling tua, karena pada zaman Yunani, Romawi ataupun Mesir kuno saja boneka sudah ada. Namun fungsi, bentuk, maupun bahan pembuatnya ternyata berbeda sekali antara dulu dan sekarang.
Umumnya boneka dibuat sebagai mainan anak-anak, namun terkadang digunakan untuk fungsi fungsi ritual yang berhubungan dengan alam atau hal-hal yang bersifat gaib ataupun mistik misalnya berupa upacara upacara ritual keagamaan pada zaman dulu, permainan jelangkung, sihir ataupun upacara pemanggilan roh. Seringkali boneka ditemukan pada makam-makam kuno atau situs-situs sejarah maupun prasejarah.
SIAPA yang tidak tahu dengan boneka? Anak-anak perempuan, dari yang masih bayi sampai dewasa, pasti pernah memiliki boneka, paling tidak melihatnya. Sampai saat ini, fungsi boneka adalah sebagai mainan. Tetapi tidak jarang pula boneka dijadikan pajangan atau koleksi orang dewasa.
Ketika buku rapor yang dibagikan oleh guru di sekolah menunjukkan angka yang bagus atau ketika berulang tahun, boneka kerap menjadi hadiah yang sangat tepat bagi anak wanita karena semua anak-anak menyukainya. Wajah boneka tidak jarang sangat menyerupai manusia sehingga anak-anak sering menjadikannya sebagai teman.
Demikian dekatnya boneka dengan dunia anak-anak, sehingga tampaknya mereka tidak dapat dipisahkan barang sekejap. Lihat saja, anak-anak sering menjadikan boneka sebagai teman bermainnya, dan bahkan selalu setia di samping tempat tidurnya. Hal ini tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga pada sebagian orang dewasa.
Boneka yang dijual di toko-toko mainan sangat beragam. Bentuknya ada yang seperti manusia, ada pula yang menyerupai binatang. Bahannya pun bermacam-macam. Ada yang dibuat dari kayu, dari kapas, dari kertas, dari kain, dari plastik atau dari bahan lain. Saat ini, boneka dapat dijumpai dengan mudah di toko-toko mainan atau toko lainnya, karena memang boneka berfungsi untuk mainan. Tetapi tahukah kalian bahwa zaman dahulu boneka tidak untuk bermain?
Ahli sejarah sepakat bahwa boneka telah ditemukan sejak zaman dahulu, kira-kira 3.000 tahun sebelum masehi. Ketika itu orang-orang Mesir dan Cina diketahui telah membut boneka dengan bentuk yang sederhana. Bahan yang digunakan adalah kayu, tanah liat, atau tulang binatang. Boneka yang lebih indah dibuat dari lilin dan gading gajah! Boneka yang dibuat saat itu bukan untuk mainan anak-anak tetapi digunakan untuk keperluan keagamaan atau upacara adat yang sangat resmi.
Tidak ada seorang anak pun yang membayangkan akan bermain dengan boneka-boneka ini. Bentuknya sangat berbeda dengan boneka yang banyak dijumpai saat ini. Dulu, bentuk boneka umumnya tidak menarik, kalau tidak bisa dikatakan menyeramkan, sehingga anak-anak tidak ingin memilikinya. Boneka tersebut sangat kaku dan tidak digerak-gerakkan.
Boneka dengan lengan dan kaki yang dapat digerakkan dibuat pertama kalinya pada 600 tahun sebelum masehi. Pada abad 5-15, boneka masih tetap digunakan untuk keperluan ritual dan keagamaan. Boneka sebagai mainan anak-anak dibuat secara massal pertama kali pada abad 15 di Kota Nuremberg, Augsburg, and Sonneberg, Jerman. Boneka tersebut dibuat dari tanah liat, kayu, dan lilin serta diberi pakaian yang menggambarkan wanita Jerman saat itu.
Pada waktu yang hampir bersamaan, pabrik pembuat boneka di Inggris, Prancis, Itali, dan Belanda membuat boneka yang sama dengan pakaian khas daerah setempat. Boneka dari masing-masing negara ini banyak dijual untuk dijadikan cindera mata. Menginjak abad 16, pabrik boneka di Belanda membuat mata boneka dari gelas dan dapat digerakkan sehingga boneka tampak menjadi lebih hidup. Tahun 1675, pabrik yang lain melengkapi boneka dengan rambut sehingga bentuknya sama dengan boneka yang banyak dijumpai saat ini. Pada tahun 1710, sebuah pabrik boneka bahkan membuat boneka yang dapat menangis, disusul dengan dibuatnya boneka yang dapat berjalan pada tahun 1735.
Di akhir Perang Dunia I, Amerika tercatat sebagai negara penghasil boneka terbesar di dunia. Di antara tahun 1925 dan Perang Dunia II, pabrik pembuatan boneka membuat boneka menjadi lebih menarik, lebih menyerupai benda yang ditirunya. Boneka buatan pabrik dilengkapi dengan mata yang dapat mengedip lengkap dengan bulu matanya, dapat membuka mulut sehingga terlihat deretan giginya yang rapi, atau boneka yang dapat makan dan minum sendiri. Boneka-boneka ini dijual dengan harga sangat terjangkau dan sangat mudah perawatannya.
Dengan makin majunya peralatan di pabrik, pembuatan boneka dapat dilakukan dengan sangat mudah dan bentuk atau warnanya bervariasi sehingga lebih menarik.
boneka aneh

serem

hihi ada jg boneka berpakaian adat indonesia walaupun kecil gpp lah lucu jg,



sp yg tau ini sp

kalo ini masih di bilang boneka gak yah ??

Posted by: rosdiana20 on: April 10, 2010
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
komentar terakhir